Kamis, 16 Agustus 2012
INFO LOMBA LAGI
Senin, 16 Januari 2012
Info Lomba
Senin, 13 September 2010
Sabtu, 11 September 2010
KARTU UCAPAN
Sabtu, 31 Juli 2010
A. MENGEMBANGKAN IPTEK DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP
Kamu tentunya sering mendengar kata IPTEK, sebagai singkatan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Mungkin yang kamu bayangkan sesuatu yang berkaitan dengan IPTEK secara fisik berupa mesin yang canggih, rumit dan mahal. Memang sebagian dari IPTEK dihasilkan berupa alat atau mesin yang tujuannya untuk membantu, mempermudah pekerjaan manusia.
IPTEK muncul awalnya dari suatu masalah, kemudian manusia dengan ilmu pengetahuannya berfikir untuk memecahkan masalah tersebut, melalui rangkaian percobaan dan penelitian. Tidaklah mudah untuk mendapatkan hasilnya, dalam waktu yang relatif lama, barulah diperoleh bisa berupa alat atau cara. Sebagai contoh masalah komunikasi, dulu sebelum adanya telepon untuk menyampaikan informasi digunakan telegram yang memerlukan waktu lama apalagi jaraknya jauh. Seiring perkembangan zaman, ilmu pengetahuan semakin maju. Kini kita sangat mudah untuk melakukannya, walaupun jarak jauh informasi bisa disampaikan segera dengan komunikasi dua arah melalui suatu alat yaitu Handphone. Handphone merupakan salah satu produk IPTEK yang canggih.
B. IPTEK dalam Kehidupan Sehari-hari
Tanpa disadari untuk beraktivitas melakukan pekerjaan sehari-hari mulai pagi dari rumah ke sekolah dan kembali ke rumah, kamu menggunakan IPTEK antara lain :
NO. | MACAM PRODUK IPTEK | PERANAN | KETERANGAN |
1. | Sepeda (sepeda roda tiga untuk balita, sepeda kumbang, sepeda mini, sepeda tandem buat dikendarai bersama) | Tansportasi darat | Kendaraan beroda dua tanpa bahan bakar sehingga disebut juga kereta angin, berasal dari Prancis pada abad ke-18 dengan nama velocipede |
2. | Sepeda Motor | Tansportasi darat | Kendaraan beroda dua dengan bahan bakar bensin |
3. | Mobil | Tansportasi darat | Kendaraan roda empat dengan bahan abakar bensin, ditemukan tahun 1886 oleh Carl Benz dan Gottlieb (Jerman) |
4. | Bus (Bus sekolah, bus tingkat, bus tempel, Busway/Trans-Jakarta) | Tansportasi darat | Kendaraan besar beroda empat untuk mengangkut penumpang dengan jumlah banyak berbahan bakar biosolar (Mercedes-Benz, dan Hino) dan gas (Daewod dari Korea Selatan) |
5. | Truk (Pick-up, Tronton, trailer/untuk angkutan peti k emas bentuk tempelan) | Tansportasi darat | Kendaraan bermotor pengangkut barang |
6. | Kereta Api a.KA Konvensional b. KRL c. KA Monorel | Tansportasi darat | a.Kendaraan tenaga gerak menggunakan rel yang terdiri dari dua batang besi yang diletakkan di bantalan b. Kereta yang bergerak dengan sistem propulsi listrik c. Kereta api dengan menggunakan 1 rel, letak kereta mengganeung atau di atas rel |
7. | Kapal Layar | Tansportasi Laut | |
8. | Feri | Tansportasi Laut | |
9. | Jetboat | Tansportasi Laut | |
10. | Pesawat bersayapdua | Tansportasi udara | |
11. | Pesawat Terbang | Tansportasi udara | |
12. | Helikopter | Tansportasi udara | |
13. | Radio | Telekomunikasi | |
14. | Televisi | Telekomunikasi | |
15. | Telepon | Telekomunikasi | |
16. | Handphone | Telekomunikasi | |
17. | Mesin Cuci | Alat Rumah Tangga | |
18. | Kulkas | Alat Rumah Tangga | |
19. | AC | Alat Rumah Tangga | |
20. | Komputer | Pendidikan | |
22. | OHP | Pendidikan | |
23. | Kamera | Pendidikan | |
24 | Mikroskop | Pendidikan |
Produk IPTEK di atas yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, belum termasuk produk IPTEK yang digunakan di rumah sakit atau berupa mesin-mesin yang digunakan di pabrik. Produk-produk tersebut menggunakan teknologi yang hanya mempertimbangkan tingkat kegunaannya dalam membantu mempermudah pekerjaan manusia, dengan harga yang murah secara ekonomis tanpa mempertimbangkan segi ekologisnya. Misalnya, sebuah mesin yang lebih banyak menyedot oksigen untuk hasil kerja yang sama, secara ekologis adalah lebih mahal, walaupun secara ekonomis lebih murah. Hal ini karena oksigen itu menjadi berkurang untuk digunakan oleh makhluk hidup.
Selasa, 27 Juli 2010
BAGAIMANA MENGURUS SAMPAH KITA ?
1. MEMBAKAR SAMPAH
asap dari pembakaran sampah mengandung racun-racun yang dapat mencemari udara yang kita hirup setiap saat dan dapat membuat kita sakit.
2. MENGUBUR SAMPAH
racun dalam sampah yang ditimbun akan meresap
kedalam tanah dan juga masuk kedalam air dibawahnya.
Hal ini akan merusak semua mahluk yang hidup di daerah itu.
3. BUANG SEMBARANGAN
racun dalam sampah akan mencemari tanah dan air menyumbat saluran air dan sungai sehingga terjadi banjir, juga mengganggu pemandangan.
SAMPAH ORGANIK
(sisa makanan, daun dll) bisa dipakai untuk kompos...bagus bagi tanaman!
SAMPAH LAINNYA
seperti ban bekas, ember, kaleng, botol, dll. Manfaatkan lagi, kalau tidak bisa hubungi organisasi yang bisa membantu untuk proses daur ulang.
SAMPAH KERTAS
bisa digunakan untuk membuat kertas daur ulang
Mengapa saya harus memilah sampah?
Saya tidak mau sakit, atau membuat yang lain sakit. Apa yang bisa saya lakukan dengan sampah saya? Ada beberapa cara untuk mengurangi dan mengelola sampah yg lebih baik.
Anda perlu tempat untuk setiap jenis sampah, seperti diatas.
PLASTIK adalah sampah yang paling berbahaya bagi manusia dan lingkungan hidup serta sangat sulit untuk didaur ulang. Kurangi penggunaan plastik sebisannya. Jika anda berbelanja, gunakan tas kain dan tolak tas kresek !
Mengurangi masalah sampah dan akibatnya!
Beberapa kenyataan tentang sampah dan akibatnya bagi manusia...
Kalau semua orang bisa mengerti tentang betapa bahayanya sampah, berusaha mengurangi & mengelola sampah mereka dengan baik, maka ada kemungkinan bumi kita bisa hidup terus!
Beritahu teman-teman & keluarga anda mengenai kenyataan tentang sampah dibawah ini, dan bagaimana mereka bisa membantu untuk mengawasi kelanjutan kehidupan semua.
1. Sampah plastik atau benda-benda yang mengandung plastik (tas kresek, kantong plastik, bungkus permen, kemasan styrofoam atau gabus) jika dibuang begitu saja kedalam tanah, baru akan hancur dalam waktu sekitar 200 hingga 400 tahun.
2. Membakar sampah plastik sama saja menambahkan racun yang sangat berbahaya pada udara yang setiap saat kita hirup karena asap hasil pembakaran tersebut mengandung racun kimia yang bisa menyebabkan antara lain penyakit pada saluran pernafasan, kanker paru-paru, dll.
3. Sisa makanan yang terbungkus rapat dalam kemasan plastik, setelah 10 tahun berada didalam timbunan sampah, jika pembungkusnya dibuka kembali, maka bentuknya masih tetap sama karena plastik pembungkusnya menghambat proses pembusukan yang seharusnya terjadi.
Kita harus berusaha bersama...
1 cloth bag replaces
1,000 plastic ones!
Ayo Kita Coba Menghitung Jumlah Sampah...
MULAI SEKARANG...MENGURANGI - MEMAKAI LAGI - MENDAUR ULANG
Kamis, 22 April 2010
PENYEBARAN VIRUS CYLING MELALUI DIKLAT



Dalam menangani masalah sampah ini sudah dilakukan berbagai upaya oleh pihak sekolah dalam tata tertib sekolah, Ikrar Hidup Bersih setiap Upacara hari Senin, apalagi dengan dimasukkannya PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup) dalam kurikulum sebagai mulok. Akan tetapi belum juga tampak perubahan yang diharapkan.
Virus Cyling dimunculkan dalam upaya menangani masalah lingkungan terutama mengelola sampah sekolah. Diharapkan Kelompok siswa yang cinta lingkungan (Cyling) ini dapat melaksanakan tugasnya menyebarkan ilmu yang dia miliki berkenaan dengan kpeduliaan terhadap lingkungan. Kelompok kecil siswa yang cinta lingkungan tadi diibaratkan sebagai virusnya yang diberi nama Virus Cyling (Cinta Lingkungan). Virus Cyling tersebut harus memiliki kemampuan membuat turunan-turunannya untuk memperbanyak komunitas.
Pada akhirnya diharapkan dengan komunitas yang banyak maka terjadi posisi terbalik, kelompok siswa yang peduli lingkungan menjadi mayoritas. Dengan demikian, perilaku ramah lingkungan tercipta dengan sendirinya penuh kesadaran dari siswa sendiri.
Di semua sekolah siswa yang cinta lingkungan pasti ada, tapi keberadaanya sedikit dan menyebar sehingga tidak tampak komunitasnya. Selain itu mereka yang sepertinya tidak peduli lingkungan, sebetulnya karena ketidaktahuannya apa yang terjadi pada lingkungan, apa bahaya dan manfaatnya, bagaiman penangannya, sehingga mereka bingung harus berbuat apa.
Virus Cyling menghimpun mereka dengan penyampaian informasi seputar lingkungan dan permasalahannya. Metoda yang kami gunakan adalah :
a. Diklat (Pendidikan dan Latihan)
Diklat diberikan kepada perwakilan dari setiap kelas dalam rangka menjaring orang-
orang yang peduli lingkungan. Peserta diklat merupakan calon Virus Cyling F1
(turunan pertama).
b. Aksi Nyata
Aksi Nyata dilakukan oleh Virus Cyling F1 kepada teman-teman sekelasnya untuk
menerapkan ilmu yang diperolehnya di diklat dan menjaring siswa berikutnya yang
peduli lingkungan untuk dijadikan Virus Cyling F2.

